TAG | Berita
Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam bergaris keras yang berpusat di Jakarta.
Selain beberapa kelompok internal, yang disebut oleh FPI sebagai sayap juang, FPI memiliki kelompok Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang kontroversial karena melakukan aksi-aksi “penertiban” (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali berujung pada kekerasan.
Organisasi ini terkenal dan kontroversial karena aksi-aksinya sejak tahun 1998. Rangkaian aksi yang berujung pada kekerasan sering diperlihatkan dalam media massa.
Whitney Houston (lahir di Newark, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Agustus 1963 – meninggal 11 Februari 2012 pada umur 48 tahun) adalah seorang penyanyi pop dan R&B, artis, produser rekaman, penulis lagu dan mantan model Amerika Serikat. Kesuksesannnya membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika yang lain, khususnya dari kalangan wanita, untuk sukses di dunia musik.[1][2] Dia juga sering sekali dijuluki sebagai “The Voice”. Whitney Houston dikenal sebagai salah seorang diva pop yang memiliki jangkauan suara 5 oktaf. Ia juga dikenal karena kemampuan penyanyi pop-gospel yang bersuara indah dan kuat.[5]
Pada tahun 1980-an, Houston adalah salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat ini didominasi penyanyi rock kulit putih. Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah singel #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees.
9
Ada Grup di Facebook Indonesia Lecehkan Nabi Muhammad
14 Comments · Posted by admin in Informasi
Beranggotakan 800 Orang, MUI Minta Polisi Tangkap Pelaku
Situs jejaring sosial facebook kembali digunakan sebagai sarana provokasi kerukukan umat beragama di tanah air. Sebuah akun dalam situs pertemanan terpopuler itu memuat pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw dan muncul dalam bentuk gambar dan kalimat provokatif.
Hingga malam tadi, akun berjudul Muhammad saw bukan nabi melainkan perampok dan penzinah, itu memiliki 837 anggota dan kemungkinan besar akan terus bertambah.
“Grup ini sengaja dibuat untuk mendeklarasikan bahwa Muhammad saw bukanlah nabi, melainkan seseorang yang pernah melakukan penjarahan, perampokan, pembantaian, pembunuhan dan seorang cabul,” tulis pembuat situs itu dalam kolom deskripsi.
Yang mencengangkan, situs tersebut juga menyatakan bahwa mereka yang bergabung dalam grup itu telah sepakat dengan poin-poin tertentu. Antara lain, Allah bukan Tuhan tapi penghulu setan yang disembah dalam wujud hajar aswad, malaikat jibril adalah kaki tangan iblis, Muhammad bukan nabi melainkan nabi palsu, perampok, pezina, penipu, dan pembunuh.
Selain itu, juga tertulis bahwa Alquran adalah karangan Muhammad dan campuran dari ajaran agama lain. Sedangkan, poin terakhir adalah Islam bukan agama melainkan sekte sesat dan terkutuk.
“Bagi para muslim, dengan bergabung dan menjadi member grup ini, kalian telah menyangkali iman kepercayaan kalian dan percaya kelima butir di atas,” tulis admin pada situs tersebut.
Selain itu, foto profil dalam situs tersebut menampilkan gambar ilustrasi seorang berjenggot tebal dan memakai surban. Di atas kepala orang berjenggot tersebut dipasang logo swastika yang merupakan logo nazi. Selain itu juga ada foto ilustrasi mayat-mayat berdarah dan gadis kecil berjilbab yang menangis. Dalam halaman forum diskusi, situs tersebut memuat cacian dan makian terhadap Agama Islam.
Munculnya situs tersebut seketika mendapat perhatian khusus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketika ditemui di kantornya, Ketua MUI, H Amidhan menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait agar situs tersebut segera diblokir. Amidhan juga meminta masyarakat tidak terpancing pada provokasi pembuat akun di facebook yang menghina nabi itu.
“Masyarakat Muslim harus tetap berlaku tenang dan mempercayakan upaya penyelesaian kasus ini kepada pemerintah dan aparat keamanan,” ujar Amidhan.
Amidhan mendesak aparat penegak hukum untuk cepat bertindak atas kasus tersebut. MUI menilai akun itu sebagai serangan atas ajaran Islam dan berpotensi mengganggu kehidupan antarumat beragama. “Kami meminta pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dan aparat keamanan menindak tegas pelakunya karena ini tergolong cyber crime,” kata Amidhan.
Menurut dia, pembuat akun jelas telah melontarkan tuduhan jahat dengan menyebut Muhammad bukan sebagai nabi, tapi perampok dan pezina. Tudingan ini jelas tidak boleh dibiarkan karena akan memicu reaksi keras dari umat Islam di tanah air.
“Karena itu, saya meminta pemerintah menutup segera akun facebook ini dan menangkap pelakunya dan memberi sanksi. Saya kira itu bukan tugas susah karena aparat kan juga memiliki unit khusus untuk kejahatan di dunia maya,” pungkasnya.
Sumber : Fajar Metro News
Berita · Facebook · Nabi Muhammad · Pelecehan
